Puisi Dari Penikmat Hal Konstan

Satu waktu
Kita bertemu
Baru, pikirku
Menyenangkan, memang
Mengetahui kau punya orang baru
Tuk berjalan bersama di jalan yang tampaknya tak berujung ini
 .
Lima langkah bersama
Kita saling menyapa
Lima puluh langkah
Rasanya seperti surga
 .
Seratus langkah bersama
Kini kau pusat bahagiaku
Seratus dua puluh langkah
Kau. Lari
Dan aku
Memikirkan seribu satu argumen
Yang membuatmu tega meninggalkanku
Ditemani senja
Juga sendu
 .
Dua ratus dua puluh langkah
Kau kembali berjalan bersamaku
Tanpa pernah menjelaskan
Kepergianmu seratus langkah lalu
 .
Dua ratus lima puluh langkah
Kau buatku tertawa
Kupu-kupu di perut dan kepala
Tiga ratus langkah
Kau lari
Lagi
 .
Tiga ratus tujuh puluh langkah
Kaki ku berat
Nafasku terengah
Bukan karena banyak langkah yang kutempuh
Tapi karena kau yang datang dan pergi sesuka hati
 .
Empat ratus langkah
Membuatku tersadar
Kau seorang pelari
Dan aku hanyalah pejalan
Aku tak bisa mengejarmu
Apalagi bersandar padamu
 .
Aku penikmat hal konstan
Dan pejalan yang perlahan
Sedangkan kau adalah cahaya
Yang berpindah terlalu cepat
Sebelum aku sempat menggenggam mu
 .
Seribu empat ratus empat puluh langkah
Kita bertemu lagi
Tapi rasaku
Sudah pergi
-M.H

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s